Laporan Keuangan Interim Q3 2026
Austindo Nusantara Jaya melaporkan laba bersih melonjak 111,4% menjadi Rp 835,15 miliar. Pendapatan perusahaan juga meningkat 33,32% menjadi Rp 3,98 triliun selama sembilan bulan pertama tahun 2026.
Austindo Nusantara Jaya Tbk. 4 pengumuman, terbaru 29 Oktober 2026.
Austindo Nusantara Jaya melaporkan laba bersih melonjak 111,4% menjadi Rp 835,15 miliar. Pendapatan perusahaan juga meningkat 33,32% menjadi Rp 3,98 triliun selama sembilan bulan pertama tahun 2026.
Austindo Nusantara Jaya melaporkan pemberian fasilitas pinjaman sebesar Rp2 triliun kepada Adhitya Serayakorita dengan bunga 8,5% per tahun. Transaksi ini bernilai 46,95% dari total ekuitas perusahaan dan memiliki masa jatuh tempo hingga 30 Juni 2031.
Austindo Nusantara Jaya melaporkan kenaikan laba bersih sebesar 189,5% pada kuartal pertama 2026 yang didorong oleh pertumbuhan pendapatan sebesar 14,9% dan kenaikan EBITDA sebesar 46,5%. Perseroan melakukan divestasi aset perkebunan di Papua Barat serta menghentikan operasional bisnis non-inti di sektor sagu dan edamame untuk meningkatkan efisiensi. Langkah strategis ini mencerminkan fokus perusahaan pada optimalisasi bisnis inti kelapa sawit guna memperkuat profitabilitas jangka panjang.
Austindo Nusantara Jaya Tbk. melaporkan rugi bersih sebesar US$59,20 juta sepanjang tahun 2025 akibat dampak divestasi anak usaha.