Laba Bersih Antam 9M26 Naik 46% Jadi Rp9,66 Triliun
Aneka Tambang Tbk. melaporkan laba bersih periode 9M26 tumbuh 46% menjadi Rp9,66 triliun. Pada periode yang sama, perusahaan mencatat penjualan bersih Rp88,48 triliun dan EBITDA Rp13,48 triliun.
Aneka Tambang Tbk. 8 pengumuman, terbaru 27 Oktober 2026.
Aneka Tambang Tbk. melaporkan laba bersih periode 9M26 tumbuh 46% menjadi Rp9,66 triliun. Pada periode yang sama, perusahaan mencatat penjualan bersih Rp88,48 triliun dan EBITDA Rp13,48 triliun.
Aneka Tambang Tbk. melaporkan laba bersih sebesar Rp8,84 triliun atau naik 47,93% pada periode sembilan bulan tahun 2026. Pendapatan perusahaan juga tercatat meningkat 22,84% menjadi Rp88,48 triliun dibandingkan periode yang sama sebelumnya.
Aneka Tambang Tbk. melaporkan laba bersih sebesar Rp6,91 triliun dengan penjualan bersih mencapai Rp62,71 triliun pada semester pertama tahun 2026. Capaian ini didukung oleh pendapatan bisnis emas yang mencapai Rp50,39 triliun dari penjualan sebanyak 18,1 ton.
Aneka Tambang melaporkan laba bersih sebesar Rp 6.913 miliar dengan total pendapatan mencapai Rp 62.714 miliar pada semester pertama 2026. Pertumbuhan laba ini didukung oleh penjualan emas yang menyumbang pendapatan sebesar Rp 50,1 triliun selama periode tersebut.
Aneka Tambang Tbk. melaporkan laba bersih sebesar Rp6,91 triliun pada semester pertama 2026, yang meningkat 34% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penjualan bersih perusahaan mencapai Rp62,71 triliun dengan segmen emas menyumbang 80% dari total pendapatan.
Aneka Tambang melaporkan laba bersih sebesar Rp6,39 triliun atau naik 36% secara tahunan. Kenaikan laba ini ditopang oleh pendapatan perusahaan yang mencapai Rp62,71 triliun.
Aneka Tambang melaporkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp5,05 triliun atau Rp209,99 per saham. Nilai dividen tersebut mencerminkan rasio pembayaran sebesar 70% dari laba bersih perusahaan.
Aneka Tambang melaporkan pembagian dividen tunai sebesar Rp5,04 triliun serta perubahan susunan direksi dan komisaris perusahaan.