Ratu Prabu Energi melaporkan rugi bersih sebesar Rp4,33 miliar pada tahun 2025, yang menunjukkan perbaikan dibandingkan rugi sebesar Rp5,22 miliar pada periode sebelumnya di tengah penurunan pendapatan usaha sebesar 50,4% menjadi Rp18,40 miliar. Perusahaan mencatatkan defisiensi modal sebesar Rp204,71 miliar serta menerima opini wajar dengan pengecualian dari auditor terkait ketidakpastian kepemilikan aset properti senilai Rp112,64 miliar. Kondisi ini mencerminkan tekanan finansial berkelanjutan dan tantangan signifikan dalam tata kelola aset perusahaan.
Ringkasan dibuat AI dari dokumen IDX. Cek dokumen asli sebelum memutuskan. Disclaimer on.