Agro Yasa Lestari melaporkan rencana transformasi model bisnis fundamental menjadi perusahaan holding yang berfokus pada sektor pertambangan, perdagangan mineral, dan logistik. Perseroan mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,19 miliar pada tahun 2025 dan menjadwalkan paparan publik pada 30 Juni 2026. Langkah ini mencerminkan perubahan arah strategis perseroan dalam upaya diversifikasi bisnis ke sektor komoditas dan infrastruktur pendukungnya.
Ringkasan dibuat AI dari dokumen IDX. Cek dokumen asli sebelum memutuskan. Disclaimer on.