Penjelasan Kinerja Keuangan dan Transaksi Surat Utang
Eagle High Plantations melaporkan EBITDA tahun 2025 mencapai Rp 1,67 triliun. Perusahaan juga melakukan pembelian surat utang senilai Rp 500 miliar dari Danantara Investment Management.
Eagle High Plantations Tbk. 6 pengumuman, terbaru 1 September 2026.
Eagle High Plantations melaporkan EBITDA tahun 2025 mencapai Rp 1,67 triliun. Perusahaan juga melakukan pembelian surat utang senilai Rp 500 miliar dari Danantara Investment Management.
Eagle High Plantations melaporkan alokasi belanja modal sebesar Rp300 miliar per tahun dengan investasi pembangunan KCP mencapai Rp100 miliar. Perusahaan juga menargetkan penambahan lahan plasma mandiri seluas 5.000 hektare setiap tahun hingga 2030.
Eagle High Plantations Tbk. melaporkan laba bersih Rp215 miliar atau tumbuh 16% pada semester I 2026 dengan pendapatan Rp3,26 triliun. Perseroan juga memperoleh persetujuan kuasi reorganisasi untuk memperbaiki struktur permodalan perusahaan.
Eagle High Plantations melaporkan bahwa pemegang saham telah menyetujui pelaksanaan kuasi reorganisasi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa dengan dukungan 97,12% suara. Rapat tersebut dihadiri oleh pemegang 15,66 miliar saham yang mewakili 50,33% dari total modal ditempatkan dan disetor perusahaan. Langkah ini merupakan aksi restrukturisasi akuntansi yang bertujuan untuk memperbaiki struktur neraca keuangan perusahaan ke depannya.
Eagle High Plantations melaporkan pendapatan sebesar Rp5,76 triliun dan laba bersih senilai Rp361,72 miliar sepanjang tahun 2025, yang mencerminkan pertumbuhan masing-masing sebesar 33,9% dan 39% secara tahunan. Peningkatan kinerja ini didorong oleh ekspansi operasional yang berkontribusi pada total aset perusahaan menjadi Rp10,18 triliun. Capaian keuangan tersebut menunjukkan stabilitas pertumbuhan fundamental perusahaan dalam menjalankan operasional bisnis perkebunan kelapa sawit.
Eagle High Plantations Tbk. melaporkan penjualan seluruh kepemilikan saham pada anak usahanya, PT Satria Manunggal Sejahtera.