Sariguna Primatirta melaporkan penurunan laba bersih sebesar 17,8% menjadi Rp389,5 miliar sepanjang tahun 2025, meskipun pendapatan tercatat naik 4,8% menjadi Rp2,83 triliun. Kinerja pada kuartal pertama tahun 2026 menunjukkan pemulihan dengan pertumbuhan laba bersih sebesar 5,2% secara tahunan menjadi Rp123 miliar. Perusahaan berencana melanjutkan ekspansi strategis dengan membangun tiga pabrik baru pada semester kedua tahun 2026 untuk memperkuat kapasitas produksi.
Ringkasan dibuat AI dari dokumen IDX. Cek dokumen asli sebelum memutuskan. Disclaimer on.