Futura Energi Global melaporkan rencana transformasi bisnis menjadi perusahaan induk di sektor energi terbarukan dengan target pengembangan proyek panas bumi, surya, dan minihidro. Perusahaan mencatatkan pendapatan sebesar Rp32,74 miliar dengan rugi komprehensif Rp39,54 miliar pada 2025, sembari mengamankan MoU proyek PLTS Terapung 130 MW dan akses proyek panas bumi 220 MW. Langkah ini menandai pergeseran fokus strategis perusahaan untuk mengintegrasikan portofolio energi bersih dengan total kapasitas proyek potensial mencapai 350 MW.
Ringkasan dibuat AI dari dokumen IDX. Cek dokumen asli sebelum memutuskan. Disclaimer on.