Laporan Keuangan Interim 9M26 Gudang Garam
Gudang Garam melaporkan laba bersih melonjak 308,56 persen menjadi Rp 4,52 triliun pada kuartal ketiga 2026. Pendapatan perusahaan justru mengalami penurunan sebesar 8,67 persen menjadi Rp 61,49 triliun.
Gudang Garam Tbk. 4 pengumuman, terbaru 30 Oktober 2026.
Gudang Garam melaporkan laba bersih melonjak 308,56 persen menjadi Rp 4,52 triliun pada kuartal ketiga 2026. Pendapatan perusahaan justru mengalami penurunan sebesar 8,67 persen menjadi Rp 61,49 triliun.
Gudang Garam melaporkan penurunan volume penjualan sebesar 13,6% menjadi 20,5 miliar batang pada semester pertama 2026. Perusahaan juga mengalokasikan belanja modal jalan tol sebesar Rp1 triliun hingga Rp2 triliun tahun ini.
Gudang Garam melaporkan penyertaan modal sebesar Rp200 miliar ke anak usahanya, Surya Dhoho Investama, melalui penerbitan 200.000 saham baru. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung kegiatan operasional Bandara Dhoho Kediri.
Gudang Garam melaporkan persetujuan pembagian dividen tunai sebesar Rp800 per saham atau senilai total Rp1,54 triliun untuk tahun buku 2025 dalam rapat umum pemegang saham tahunan. Selain itu, perusahaan menetapkan pengangkatan Adhi Wibhawa Wonowidjojo sebagai komisaris baru untuk memperkuat jajaran pengawas. Keputusan ini mencerminkan kebijakan distribusi laba yang stabil bagi pemegang saham tanpa adanya perubahan pada struktur kendali perusahaan.