Buyung Poetra Sembada melaporkan peningkatan penjualan sebesar 46,7% menjadi Rp536 miliar pada kuartal pertama tahun 2026 dibandingkan periode sebelumnya. Namun, perusahaan mencatatkan penurunan laba kotor sebesar 25,5% menjadi Rp8 miliar dan kerugian bersih sebesar Rp34,24 miliar untuk tahun buku 2025. Paparan publik yang dijadwalkan pada 23 Juni 2026 ini bertujuan menjelaskan strategi perusahaan dalam menghadapi tantangan profitabilitas di tengah upaya diversifikasi usaha.
Ringkasan dibuat AI dari dokumen IDX. Cek dokumen asli sebelum memutuskan. Disclaimer on.