Bank Artha Graha melaporkan rugi bersih sebesar Rp567,52 miliar sepanjang tahun 2025, berbalik dari posisi laba Rp152,47 miliar pada tahun sebelumnya. Kerugian tersebut dipicu oleh peningkatan cadangan kerugian penurunan nilai untuk agunan yang diambil alih, meskipun rasio kecukupan modal menguat menjadi 27,76% dan rasio kredit bermasalah turun ke level 2,27%. Langkah pencadangan konservatif ini mencerminkan upaya manajemen dalam memperkuat posisi neraca di tengah perbaikan indikator fundamental inti.
Ringkasan dibuat AI dari dokumen IDX. Cek dokumen asli sebelum memutuskan. Disclaimer on.