Petrosea Rencanakan Penyampaian LK Kuartal III 2026 yang Diaudit
Petrosea Tbk. melaporkan rencana penyampaian laporan keuangan Kuartal III tahun buku 2026. Laporan keuangan tersebut akan diaudit oleh akuntan publik.
Petrosea Tbk. 8 pengumuman, terbaru 27 Oktober 2026.
Petrosea Tbk. melaporkan rencana penyampaian laporan keuangan Kuartal III tahun buku 2026. Laporan keuangan tersebut akan diaudit oleh akuntan publik.
Petrosea melaporkan rencana penambahan modal melalui HMETD dengan menerbitkan maksimal 170 juta saham baru. Aksi korporasi ini berpotensi menyebabkan dilusi kepemilikan saham bagi investor lama sebesar 1,66%.
Petrosea melaporkan laba bersih naik 902,5% menjadi USD10,79 juta dan pendapatan tumbuh 59,6% menjadi USD543,98 juta. Kenaikan pendapatan ini mendorong margin laba bersih perusahaan melebar dari 0,3% menjadi 2%.
Petrosea melaporkan entitas anaknya telah merampungkan pembelian seluruh saham PT Sejahtera Terminal Logistik pada 15 September 2026. Aksi korporasi ini memperluas cakupan operasional logistik perusahaan melalui pengambilalihan penuh atas target perusahaan tersebut.
Petrosea mendivestasi 99,995% saham Kemilau Mulia Sakti dan berinvestasi Rp1,19 triliun pada rights issue SINI untuk kepemilikan 19,88%. Perusahaan menerima pembayaran tunai sebesar Rp1,51 triliun pada 24 Juli 2026 sebagai bagian dari transaksi tersebut.
Petrosea menyuntikkan modal Rp1,19 triliun melalui rights issue Singaraja Putra untuk meraih kepemilikan saham sebesar 19,88%. Perusahaan juga melepas 99,99% saham di anak usahanya, Kemilau Mulia Sakti, pada 23 Juli 2026.
Petrosea meraih dua kontrak jasa tambang dari pihak afiliasi senilai Rp7,7 triliun dan Rp1,6 triliun. Perjanjian yang ditandatangani pada 23 Juli 2026 ini memberikan kepastian pendapatan untuk durasi seumur tambang.
Petrosea melaporkan penyelesaian transaksi penjualan 507,38 juta lembar saham di Karunia Mandiri Sejahtera kepada Singaraja Putra dengan nilai transaksi mencapai Rp1,73 triliun. Aksi korporasi ini merefleksikan perubahan struktur kontrol atas entitas anak perusahaan dan merupakan transaksi material yang melibatkan pihak afiliasi.