SMR Utama melaporkan penghentian operasional akibat pemutusan kontrak utama sejak 9 Januari 2026 dengan kerugian komprehensif mencapai Rp18,45 miliar pada 2025. Perusahaan kini menghadapi risiko kelangsungan usaha akibat akumulasi defisit sebesar Rp1,51 triliun serta hambatan akses pembiayaan karena kasus hukum pemegang saham.
Ringkasan dibuat AI dari dokumen IDX. Cek dokumen asli sebelum memutuskan. Disclaimer on.