Sunindo Pratama melaporkan penurunan laba bersih sebesar 73% secara tahunan menjadi Rp18 miliar akibat kontraksi pendapatan operasional sebesar 51% menjadi Rp155 miliar pada kuartal pertama 2026. Penurunan ini dipicu oleh anjloknya volume penjualan pipa OCTG sebesar 55%, yang meskipun diimbangi oleh lonjakan penjualan segmen Wellhead & Christmas Tree, menunjukkan pelemahan material pada segmen bisnis utama perusahaan.
Ringkasan dibuat AI dari dokumen IDX. Cek dokumen asli sebelum memutuskan. Disclaimer on.