Laporan Hasil Buyback Saham Telkom
Telkom melaporkan penyelesaian pembelian kembali 15,96 juta saham pada 20 Oktober 2026. Aksi ini dilakukan untuk memenuhi ketentuan pemisahan segmen Wholesale Fiber Connectivity Tahap-2.
Telkom Indonesia (Persero) Tbk. 10 pengumuman, terbaru 22 Oktober 2026.
Telkom melaporkan penyelesaian pembelian kembali 15,96 juta saham pada 20 Oktober 2026. Aksi ini dilakukan untuk memenuhi ketentuan pemisahan segmen Wholesale Fiber Connectivity Tahap-2.
Telkom melaporkan rencana pembelian kembali saham hingga 10% dari modal ditempatkan dengan harga Rp 2.290 per saham. Langkah ini ditujukan bagi pemegang saham yang menolak pemisahan segmen Wholesale Fiber Connectivity ke Telkom Infrastruktur Indonesia.
Telkom menunjuk Deni Ratno Tama sebagai Kepala Unit Audit Internal definitif menggantikan Umar Syahid per 1 Oktober 2026. Perubahan pimpinan internal ini dilakukan untuk memastikan kesinambungan fungsi pengawasan operasional perusahaan.
Telkom Indonesia melaporkan pembelian 1,45 juta Saham Seri A dan 2,02 triliun Saham Seri B di Telkom Data Ekosistem pada 17 September 2026. Aksi ini menjadikan Telkom sebagai pemilik penuh dengan total kepemilikan 100% saham perusahaan tersebut.
Telkom melaporkan pendapatan semester pertama 2026 tumbuh 3,9% menjadi Rp 75,9 triliun dengan target marjin EBITDA di atas 50%. Perusahaan juga berencana mengambil alih 100% kepemilikan Digiserve untuk memperkuat segmen B2B ICT.
Telkom Indonesia (Persero) Tbk melaporkan penyelenggaraan RUPSLB secara elektronik pada 30 September 2026. Agenda rapat mencakup persetujuan pemisahan bisnis Wholesale Fiber Connectivity Tahap-2 dan perubahan susunan pengurus perseroan.
Telkom Indonesia melaporkan pengalihan aset fiber wholesale senilai Rp49,86 triliun ke anak usahanya, Telkom Infrastruktur. Transaksi yang setara 33% ekuitas perusahaan ini direncanakan selesai pada 30 September 2026.
Telkom melaporkan rencana pembagian dividen tunai sebesar Rp22 triliun atau Rp223,17 per saham untuk tahun buku 2025 yang dijadwalkan dibayarkan pada 10 Juli 2026. Rasio pembayaran dividen ditetapkan sebesar 123,5% dari laba bersih tahun 2025, yang menunjukkan komitmen perusahaan dalam mengembalikan nilai kepada pemegang saham meskipun rasio tersebut melampaui laba bersih tahun berjalan.
Telkom melaporkan persetujuan pembagian dividen tunai sebesar Rp22 triliun serta program pembelian kembali saham.
TLKM (PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk) melaporkan pembaruan atas rencana pembelian kembali saham perusahaan sesuai ketentuan OJK.