Uni-Charm melaporkan rugi bersih sebesar Rp1,195 triliun untuk tahun buku 2025 di tengah kenaikan biaya operasional sebesar 12,7% pada kuartal pertama 2026. Meskipun mencatatkan kerugian, perusahaan tetap berkomitmen mendistribusikan dividen yang didanai dari laba ditahan dengan dukungan posisi kas sebesar Rp1,96 triliun. Langkah ini mencerminkan upaya perusahaan dalam menjaga stabilitas arus kas bagi pemegang saham di tengah tantangan operasional yang dihadapi.
Ringkasan dibuat AI dari dokumen IDX. Cek dokumen asli sebelum memutuskan. Disclaimer on.