Rencana PMTHMETD Bank Ina Perdana
Bank Ina Perdana Tbk. melaporkan rencana penambahan modal tanpa HMETD dengan menerbitkan sebanyak 350 juta saham baru. Aksi korporasi ini berpotensi menyebabkan dilusi kepemilikan bagi pemegang saham lama.
Bank Ina Perdana Tbk. 6 pengumuman, terbaru 4 November 2026.
Bank Ina Perdana Tbk. melaporkan rencana penambahan modal tanpa HMETD dengan menerbitkan sebanyak 350 juta saham baru. Aksi korporasi ini berpotensi menyebabkan dilusi kepemilikan bagi pemegang saham lama.
Bank Ina Perdana melaporkan kenaikan laba bersih sebesar 121,73 persen menjadi Rp72,85 miliar pada periode sembilan bulan tahun 2026. Pertumbuhan laba ini menunjukkan peningkatan kinerja operasional perusahaan secara tahunan.
Bank Ina Perdana Tbk. melaporkan rencana pelaksanaan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu. Aksi ini bertujuan untuk menambah modal perusahaan melalui penerbitan saham baru bagi investor.
Bank Ina Perdana melaporkan penurunan kredit menjadi Rp14,78 triliun dan pertumbuhan pendapatan bunga sebesar 14,54% menjadi Rp498,86 miliar pada kuartal I 2026. Perusahaan berencana melakukan private placement untuk memperkuat rasio kecukupan modal akibat penyaluran kredit yang lebih selektif.
Bank Ina Perdana melaporkan masuknya DBS Bank Ltd sebagai pemegang saham baru dengan kepemilikan sebesar 593,39 juta lembar saham atau setara dengan 9,67% per Juni 2026. Meskipun komposisi pemegang saham mengalami perubahan, Indolife Pensiontama tetap memegang kendali atas perusahaan dengan kepemilikan 22,83%. Langkah ini memperkuat struktur permodalan dan diversifikasi basis investor strategis perseroan tanpa mengubah status pengendali yang ada.
Bank Ina Perdana melaporkan rencana pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) yang telah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Independen pada 5 Juni 2026. Langkah korporasi ini akan dieksekusi dalam waktu dekat sebagai upaya pemenuhan modal perusahaan. Aksi korporasi ini berimplikasi pada potensi dilusi kepemilikan bagi pemegang saham eksisting di masa mendatang.