Fortune Indonesia melaporkan rencana penyelenggaraan RUPSLB pada 22 Juli 2026 untuk mengagendakan penerbitan saham baru melalui rights issue hingga Rp21,56 triliun serta transaksi inbreng 49% saham Borneo Prima. Selain penambahan modal, perseroan juga akan meminta persetujuan pemegang saham terkait perubahan kegiatan usaha utama. Langkah ini menunjukkan upaya restrukturisasi fundamental terhadap struktur modal dan arah strategis bisnis perusahaan.
Ringkasan dibuat AI dari dokumen IDX. Cek dokumen asli sebelum memutuskan. Disclaimer on.