Singaraja Putra melaporkan rencana penerbitan maksimal 721,50 juta saham baru melalui HMETD untuk mendanai akuisisi 507,38 juta saham Kemilau Mulia Sakti. Sepanjang tahun 2025, perusahaan mencatatkan pendapatan Rp534,02 miliar dengan rugi periode berjalan yang meningkat 74,42% menjadi Rp41,21 miliar serta defisiensi modal sebesar Rp687,41 miliar. Langkah korporasi ini mencerminkan upaya perusahaan melakukan ekspansi strategis di tengah tantangan kinerja keuangan dan posisi permodalan yang ada.
Ringkasan dibuat AI dari dokumen IDX. Cek dokumen asli sebelum memutuskan. Disclaimer on.