Penjelasan Rencana PMTHMETD untuk Restrukturisasi Utang
Visi Media Asia melaporkan rencana penerbitan 43,09 miliar saham baru melalui PMTHMETD. Langkah ini diambil untuk keperluan restrukturisasi utang perusahaan.
Visi Media Asia Tbk. 5 pengumuman, terbaru 23 Oktober 2026.
Visi Media Asia melaporkan rencana penerbitan 43,09 miliar saham baru melalui PMTHMETD. Langkah ini diambil untuk keperluan restrukturisasi utang perusahaan.
Visi Media Asia melaporkan rencana penambahan modal tanpa HMETD untuk konversi utang PKPU sebesar Rp1,72 triliun dengan menerbitkan 43,09 miliar saham Seri C. Aksi ini akan menambah jumlah saham beredar menjadi 59,55 miliar saham setelah mendapatkan persetujuan RUPSLB pada 17 November 2026.
Visi Media Asia melaporkan laba bersih turun 94,5% menjadi Rp65,58 miliar dan pendapatan turun 7,6% menjadi Rp441,44 miliar. Penurunan kinerja ini menyebabkan margin laba bersih perusahaan menyempit menjadi 14,9% dibandingkan periode sebelumnya.
Visi Media Asia melaporkan laba bersih sebesar Rp140,20 miliar pada kuartal pertama tahun 2026, berbalik dari posisi rugi pada periode yang sama tahun sebelumnya. Perolehan laba tersebut didorong oleh keuntungan lain-lain sebesar Rp146,98 miliar di tengah penurunan pendapatan usaha sebesar 12,4% menjadi Rp234,10 miliar. Realisasi ini menunjukkan bahwa profitabilitas perusahaan masih sangat bergantung pada pos non-operasional di tengah kontraksi pendapatan dari lini bisnis utama.
Visi Media Asia melaporkan pembalikan ekuitas menjadi positif sebesar Rp361,61 miliar dari posisi negatif sebelumnya, didorong oleh laba restrukturisasi utang PKPU sebesar Rp1,27 triliun. Meskipun perusahaan mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,13 triliun, pendapatan usaha mengalami penurunan 21,47% menjadi Rp954,46 miliar. Perbaikan posisi keuangan ini bersifat non-operasional sehingga keberlanjutan kinerja perusahaan masih bergantung pada pemulihan aktivitas bisnis inti.