Pelaksanaan PMHMETD I Saranacentral Bajatama
Saranacentral Bajatama melaporkan penerbitan 900 juta saham baru melalui PMHMETD I dengan harga pelaksanaan Rp500 per saham. Aksi korporasi ini akan berlangsung pada 1 hingga 7 Oktober 2026.
Saranacentral Bajatama Tbk. 8 pengumuman, terbaru 30 September 2026.
Saranacentral Bajatama melaporkan penerbitan 900 juta saham baru melalui PMHMETD I dengan harga pelaksanaan Rp500 per saham. Aksi korporasi ini akan berlangsung pada 1 hingga 7 Oktober 2026.
Saranacentral Bajatama melaporkan rencana penambahan modal melalui HMETD sebanyak 900 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp500 per lembar. Pemegang saham berhak atas satu HMETD untuk setiap dua saham lama dengan tanggal cum pada 25 September 2026.
Saranacentral Bajatama melaporkan penerbitan 900 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp500 per saham melalui skema HMETD rasio 2:1. Perusahaan akan menggunakan dana bersih Rp445,34 miliar terutama untuk melunasi utang kepada Sarana Steel.
Saranacentral Bajatama melaporkan laba bersih Rp21,33 miliar pada semester I 2026, berbalik dari rugi bersih Rp16,53 miliar pada periode sebelumnya. Perusahaan mencatatkan pertumbuhan penjualan bersih sebesar 85,8% menjadi Rp634,54 miliar dan berencana melakukan rights issue untuk memperbaiki struktur modal.
Saranacentral Bajatama melaporkan laba bersih sebesar Rp21,3 miliar pada semester I 2026, berbalik dari rugi bersih Rp16,5 miliar di tahun sebelumnya. Perusahaan kini sedang mempersiapkan aksi korporasi rights issue setelah melakukan paparan publik terbatas dengan OJK pada 29 Juli 2026.
Saranacentral Bajatama melaporkan laba bersih 21,33 miliar dengan pendapatan 634,54 miliar pada laporan keuangan interim. Perseroan akan menerbitkan 1 miliar saham baru melalui PMHMETD untuk menyelesaikan utang kepada Sarana Steel.
Saranacentral Bajatama melaporkan rencana rights issue sebesar Rp450 miliar dengan harga pelaksanaan Rp500 per saham dan rasio 2:1. Aksi ini berpotensi menyebabkan dilusi kepemilikan saham sebesar 33,33% karena mayoritas dana digunakan untuk melunasi utang kepada afiliasi.
Saranacentral Bajatama melaporkan rencana penerbitan 900 juta saham baru melalui penawaran umum terbatas dengan harga pelaksanaan Rp500 per saham guna menghimpun dana sebesar Rp450 miliar. Dana yang diperoleh akan dialokasikan untuk restrukturisasi utang afiliasi perusahaan. Aksi korporasi ini membawa potensi dilusi kepemilikan saham hingga 33,33% bagi para pemegang saham yang memilih untuk tidak melaksanakan hak mereka.