Perubahan Struktur Kepemilikan Saham Matahari Putra Prima
Matahari Putra Prima melaporkan PT Multipolar Tbk. meningkatkan kepemilikan sahamnya menjadi 77,16%. Aksi ini menyebabkan porsi saham publik berkurang secara signifikan menjadi 16,05%.
Matahari Putra Prima Tbk. 6 pengumuman, terbaru 10 Agustus 2026.
Matahari Putra Prima melaporkan PT Multipolar Tbk. meningkatkan kepemilikan sahamnya menjadi 77,16%. Aksi ini menyebabkan porsi saham publik berkurang secara signifikan menjadi 16,05%.
Matahari Putra Prima melaporkan penjualan bersih Rp4,00 triliun dan rugi bersih Rp33,07 miliar sepanjang semester I 2026. Perusahaan juga telah memperoleh pernyataan efektif OJK untuk PMHMETD VIII serta melakukan akuisisi senilai Rp34 miliar.
Matahari Putra Prima melaporkan penambahan 13,22 miliar saham baru hasil dari pelaksanaan hak memesan efek terlebih dahulu, yang menjadikan total saham beredar mencapai 26,26 miliar lembar. Aksi korporasi yang efektif mulai 10 Juli 2026 ini meningkatkan jumlah modal ditempatkan dan disetor perusahaan secara signifikan. Peningkatan jumlah saham tersebut secara langsung berdampak pada dilusi persentase kepemilikan bagi pemegang saham yang tidak berpartisipasi dalam penawaran ini.
Matahari Putra Prima melaporkan rencana penawaran umum terbatas sebanyak 23,99 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp50 per lembar untuk menghimpun dana sebesar Rp1,19 triliun. Aksi korporasi yang mencakup 64,92% dari modal ditempatkan dan disetor ini berpotensi menyebabkan dilusi kepemilikan bagi pemegang saham yang tidak mengeksekusi haknya. Langkah ini diambil di tengah capaian pendapatan bersih perusahaan yang tercatat sebesar Rp7,25 triliun pada tahun 2025 dengan pertumbuhan 1,89%.
Matahari Putra Prima melaporkan rencana penawaran umum terbatas sebanyak 23,99 miliar saham baru untuk mendanai akuisisi enam properti dari pihak terafiliasi senilai Rp780 miliar serta penambahan modal kerja. Periode perdagangan hak memesan efek terlebih dahulu dijadwalkan berlangsung pada 1 Juli hingga 7 Juli 2026. Aksi korporasi ini bertujuan untuk mengintegrasikan aset properti ke dalam struktur perusahaan guna mendukung keberlanjutan operasional jangka panjang.
MPPA (Matahari Putra Prima Tbk) melaporkan tanggapan atas permintaan penjelasan Bursa terkait Inpres Koperasi Desa Merah Putih.