Matahari Putra Prima melaporkan rencana penawaran umum terbatas sebanyak 23,99 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp50 per lembar untuk menghimpun dana sebesar Rp1,19 triliun. Aksi korporasi yang mencakup 64,92% dari modal ditempatkan dan disetor ini berpotensi menyebabkan dilusi kepemilikan bagi pemegang saham yang tidak mengeksekusi haknya. Langkah ini diambil di tengah capaian pendapatan bersih perusahaan yang tercatat sebesar Rp7,25 triliun pada tahun 2025 dengan pertumbuhan 1,89%.
Ringkasan dibuat AI dari dokumen IDX. Cek dokumen asli sebelum memutuskan. Disclaimer on.